jump to navigation

Handycam Paling Canggih Adalah JVC HD7 April 10, 2008

Posted by lensamata in Teknologi Unik.
trackback

Gini…sudah tahu belum kalau Februari tahun lalu (2007), JVC mengeluarkan handycam HD7. Mengapa dibilang paling canggih? Saya sebenarnya sok tahu. Tapi percayalah, kalau Anda sudah membelinya (saya sudah), maka Anda bisa bikin film yang mungkin baru bisa dinikmati banyak orang 2-3 tahun lagi. Lha kenapa?

Masalahnya, JVC HD7 ini mampu menelurkan kualitas tayang FullHD, alias beresolusi tinggi sebesar 1920×1080. Dengan resolusi seperti ini, hanya TV FullHD saja yang bisa menayangkan ketajaman dan detail kamera buatan Victory Company of Japan ini. Mau tahu salah satunya…sebut saja TV Aquos buatan Sharp.

Handycam ini memang tidak terlihat memiliki efek ketajaman yang berarti kalau Anda menyetelnya menggunakan TV tabung (CRT) biasa atau menggunakan TV gepeng tapi belum FullHD (ingat, tidak semua TV gepeng itu adalah TV FullHD). Kalau Anda nekad, paling-paling cuma dapat tayangan sekualitas DVD. Lain ceritanya kalau Anda tonton menggunakan layar monitor beresolusi 1920×1080 seperti yang saya punyai saat ini, Viewsonic VG1930wm.

Canggihnya lagi, handycam ini menggunakan media rekam Hard Disk (HDD) sebesar 60 Gb. Kenapa dibilang canggih? Ada asumsi yang mengatakan kalau handycam HDD pasti resolusinya rendah atau maksimal hanya 640×480. Ternyata asumsi ini keliru karena ketajaman yang diperoleh JVC HD7 jauh di atas angka tersebut. Dengan HDD 60 Gb, berarti Anda bisa jadi sutradara untuk film berdurasi maksimal 5 jam untuk kualitas tinggi.

Harganya berkisar antara Rp. 14 juta sampai Rp. 16 juta (tergantung belinya dimana dan negonya kencengnya sampai dimana). Tapi dengan harga segitu, hasilnya sangat sepadan. Handycam ini dilengkapi software built-in bernama Cyberlink BD Solution khusus untuk JVC HD7. Jadi, Anda bisa transfer dan edit film berkualitas tinggi tanpa harus kehilangan resolusi. Modalnya apa? Cukup kabel USB 2.0 yang dibawakan oleh JVC HD7 ini. Jadi nggak perlu pakai capture card atau firewire segala. Praktis to?

Tapi sayangnya, JVC HD7 ini gampang panas. Panasnya nggak tanggung-tanggung…menyengat! Jadi saran saya, kalau shooting jangan 5 jam non stop. Nanti kepanasan sendiri. Lagipula, kalau 5 jam non stop, memindahkan filenya sangat lama dan bisa jadi, hang di tengah jalan. Oleh karena itu, maksimal shoot-lah adegan di depan Anda dalam 2 menit. Matikan. Dan, lanjutkan lagi.

Penasaran? Beli aja. Nanti banyak yang nglirik kok!

Komentar»

1. kaito724 - April 10, 2008

Tulisan artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Salam Blogger!
http://www.infogue.com/
http://www.infogue.com/software/handycam_paling_canggih_adalah_jvc_hd7/

2. lensamata - April 11, 2008

@kaito
terima kasih ya atas pujiannya…tapi kalau Anda ingin mempromosikan situs ini cuma-cuma, nanti terima kasih dari saya akan naik 100 kali lipat deh hehehehehe..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: